Langsung ke konten utama

Fungsi Wahyu

Fungsi Wahyu

bagi penganut pemikiran kalam rasional, karena akal manusia sudah memiliki empat hal maka manusia juga harus memahami tentang fungsi wahyu, adapun fungsi wahyua dalah memeberikan konfirmasi tentang ahal  yang sudahdijelaskan oleh akal. tetapi baik aliran mu'tazilah dan aliran maturdiyyah samarknd  tidakhanya memahami itu. merek lebih maju selangkah dan menjelaskan bahwa benar akal dapat sampai kepada pengetahuan berkewajiban berterimaksih kepada Tuhan yang Maha Esa sertakewajiban mengerjakan yang baik dan meninggalkan yang buruk. namun, bukan berartiwahyudalam pandangan mereka tidak perlu, menurut aliran mu'tazilah dan aliran maturdiyyah samarknd tetap perlu,dal aliran mereka wahyu diperlukan untuk memberi tahu manusia tntang cara berterimaksaih kepada Tuhan dan, menyempurnakan pengetahuan akal tentang mana yang baik dan mana yang buruk, serta menjelaskan pertanggungjwaban manusai yang harus dipertanggungjawabkan oleh manusia diakhirat.
selain itu, menurut aliran pemikir kalam tradisional, mereka memberikan daya yang lemah kepada akal, fungsi wahyu dalam aliran ini sangat besar . tanpa diberitahu oleh wahyu, manusia tidak mampu mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk, manusia tidak mampu mengetahui apa saja yang menjadi kewajiban-kewajibannya. tanpa diberitahu oleh wahyu, manusia akan bebas melakukan apa saja yang dikehendakinya tanpa dipertimbangan dengan baik mana yang baik dan mana yang buruk. atas dasar ini pula menurut pemikiran kalam tradisional, manusia tidakakan di azab kelak meskipun melakukan tindak kejahatan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teori Super

Teori Perkembangan Karir Anak (Teori Super) BAB I PENDAHULUAN A.     Latar Belakang Menurut Donald E. Super (Dewa. K.S, 1987:65) bahwa kematangan bekerja dan konsep diri ( selft-concept ) merupakan dua proses perkembangan yang berhubungan. Maksudnya adalah bahwa tingkat kematagan bekerja itu saling berhubungan. Apabila konsep diri seseorang itu baik, maka kematangan kerjanya pun juga baik. Dalam perkembangan anak-anak ada pula pekerjaan yang disesuaikan dengan umur dan tingkat dengan kematangan emosinya. Yang mana dalam teori super terdapat 6 fase perkembangan karir pada manusia. Salah satunya adalah fase Growth .   Dalam fase ini dijelaskan bahwa terhitung sejak anak lahir sampai lebih kurang umur 15 tahun. Pada fase ini anak sedang mengembangkan berbagai poten, pandangan khas, sikap, minat dan kebutuhan-kebutuhan yang dipadukan dalam struktrur gambaran diri. Jadi untuk lebih mengetahui lebih lanjut tentang perkembangan karir pada anak-anak maka kami...

Sastra Abbasiyah

SASTRA ABBASIYAH 1 DAN 2 SERTA KARAKTERISTIKNYA Pada masa Abbasiyah geliat intelektual dan perkembangan peradaban Islam mencapai puncaknya termasuk kajian tentang sastra pada masa ini juga mengalami perkembangan. Bahasa pada masa ini mengalami kemundurn karena asimilasi bangsa Arab dengan ajam yang berpengaruh terhadap kualitas kebahasaan serta sering terjadi kesalahan bahasa. Perluasan wilayah kajian sastra yang tidak hanya pada wilayah syair tetapi juga prosa sehingga memunculkan karya-karya novel, buku-buku sastra, riwayat dan hikayat, serta munculnya genre baru النثرالتجديدي . Kata Kunci : Sastra Abbasiyah, Puisi Abbasiyah 1 dan 2   I.             PENDAHULUAN Al-Iskandary menyatakan bahwa kesusastraan bahasa setiap umat adalah segala prosa dan puisi yang dihasilkan oleh pikiran putra bangsa yang menggambarkan watak dan kebiasaan, daya khayal serta batas kemampuan mereka dalam menggunakan bahasa yang bertujuan men...

Efektivitas Teknik Modelling Terhadap Kepercayaan Diri Siswa Yatim Piatu di Yayasan Awwaliyah Al-Asiyah Kota Bogor

Efektivitas Teknik Modelling Terhadap Kepercayaan Diri Siswa Yatim Piatu di Yayasan Awwaliyah Al-Asiyah Kota Bogor I.                    Latar Belakang Masalah Penelitia n Pendidikan sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Saat ini bangsa Indonesia sedang berupaya meningkatkan mutu pendidikan dalam menghadapi perkembangan zaman. Dunia pendidikan diharapkan mampu mewujudkan cita-cita bangsa dan tujuan pendidikan nasional. Tujuan pendidikan nasional tercantum dalam Undang-Undang Republik Nomor 20 Tahun 2003 Bab II Pasal 3 yaitu mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.   Ada fenomena setia p individu cende...